Diet Khusus Penderita Tekanan Darah Tinggi

Garuda Sentra Medika – Tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor risiko terbesar penyakit jantung, stroke, gagal jantung dan penyakit ginjal.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, tekanan darah yang normal adalah kurang dari 120mmHg (sistolik) dan 80 mmHg (diastolik). Orang dengan tekanan darah sistolik 120-130 dan diastolik 80-89 disebut prehipertensi.

Diagnosa hipertensi biasanya diberikan ketika salah satu atau kedua jenis tekanan darah terbaca tinggi dalam pemeriksaan, yaitu 140 mmHg atau lebih atau 90 mmHg atau lebih.

Orang dengan tekanan darah tinggi sebaiknya menerapkan pola makan khusus, misalnya seperti yang dirilis oleh Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) diet.

Pola makan DASH berdasarkan pada total asupan kalori sebanyak 1.600 hingga 2.600 kalori perhari, disesuaikan dengan aktivitas harian Anda. Rinciannya adalah sebagai berikut:

– 7-12 porsi buah dan sayuran
– 6-11 porsi biji-bijian seperti gandum, barley, beras merah.
– 2-3 porsi produk susu rendah lemak.
– 3-5 porsi kacang-kacangan perminggu.
– Maksimal 6 porsi ikan atau daging rendah lemak.
– 2-3 porsi lemak baik, hindari lemak jenuh dan lemak trans
– Maksimal 5 camilan rendah gula dan rendah lemak per minggu.

Asupan sodium harus dibatasi maksimal 2.300 mg per hari untuk usia 14 tahun ke atas. Secara bertahap, kurangi lagi sampai hanya 1.500 mg per hari.

Menurut Dietary Guidelines, penelitian membuktikan ada hubungan langsung antara tingginya asupan sodium dengan naiknya tekanan darah. Karena itu, setiap upaya mengurangi sodium, patut mendapat dukungan.

Untuk memastikan kecukupan nutrisi, makanlah makanan yang berasal dari sumber alami yang beragam jenisnya.

Lebih baik lagi jika Anda mau mempraktikkan pola makan vegetarian dua hari dalam satu minggu. Ini artinya, tidak ada daging dan produk hewani lainnya, hanya sayur, buah, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Alih-alih tergantung pada garam sebagai penyedap rasa, lebih baik jika Anda bereksperimen dengan rempah-rempah segar. Pilih produk gandum utuh ketika membeli sereal atau pasta. Tambahkan kacang dan biji-bijian ke dalam sayur atau salad Anda.

Jangan lupakan sumber protein rendah lemak seperti ikan, alpukat dan kacang-kacangan. Selain sumber protein, mereka juga merupakan sumber zat besi, seng dan vitamin B.

Terakhir, coba biasakan diri menyediakan camilan berbahan dasar sayur dan buah, misalnya wortel kukus dengan madu murni, kentang panggang dan salad buah.

Aturan dasar menjaga tekanan darah tinggi tidak kambuh adalah; pola makan seimbang yang kaya nutrisi penyehat jantung dan pembuluh darah, menjaga berat badan tetap normal dan aktif secara fisik misalnya dengan berolahraga minimal lima kali seminggu.

Selain itu, biasakan periksa tekanan darah secara berkala ke dokter, tanyakan ke dokter mengenai jadwal pemeriksaan yang tepat untuk Anda.

Source : Academy of Nutrition and Dietetics

8 Pemicu Alergi yang Bisa Mengancam Nyawa

Garuda Sentra Medika – Anafilaksis adalah gejala reaksi alergi yang sangat parah dan bisa mengancam nyawa jika tidak segera diatasi dengan benar. Tidak semua penderita alergi memiliki anafilaksis dan pemicu anafilaksis pada tiap penderita, berbeda-beda. Inilah beberapa alergen (pemicu alergi) yang paling banyak menyebabkan anafilaksis.

Kacang
Kacang adalah salah satu penyebab paling umum kematian akibat alergi yang berhubungan dengan makanan. Kacang dapat memicu anafilaksis – reaksi alergi parah yang bisa berakibat fatal, bahkan mengancam nyawa, jika tidak segera ditangani.

Biasanya, gejala muncul beberapa menit setelah pemaparan. Tapi bisa juga dalam hitungan detik atau jam.
Hubungi nomor gawat darurat atau nomor telepon dokter pribadi Anda jika mengalami gejala seperti bengkak, gatal-gatal, kesulitan bernapas, denyut nadi cepat, atau pusing.

Kerang dan ikan
Kerang-kerangan seperti udang, lobster, dan kepiting adalah pemicu anafilaksis bagi sebagian orang. Alergi kerang dan ikan alergi bisa sangat serius, sehingga kadang-kadang walau hanya menghirup uapnya saja bisa memicu reaksi alergi.

Beberapa kemungkinan reaksi alergi yang muncul adalah, pembengkakan jaringan tubuh dan penyumbatan saluran udara sehingga penderitanya merasa sesak napas dan bermasalah dengan jantungnya.

Biji-bijian
Biji wijen yang kecil juga dapat menyebabkan reaksi anafilaksis pada beberapa orang. Kacang-kacangan seperti lentil, kacang polong, kacang kedelai, dan kacang-kacangan lainnya juga dapat menyebabkan reaksi alergi yang membahayakan. Begitu juga dengan kacang mete dan kenari.

Susu, gandum dan telur
Selain kacang, anak-anak juga sering alergi terhadap gandum, susu, dan telur. Ketiga bahan makanan ini seringkali tersembunyi di dalam makanan lain, misalnya kue bolu biasanya mengandung telur dan susu, atau roti mengandung gandum.

Baca label kemasan dengan saksama atau tanyakan kepada penjualnya, apakah makanan yang Anda beli mengandung gandum, susu dan telur. Kedelai bisa tampil dengan nama lain pada kemasan, yaitu lesitin dan whey untuk susu.

Semut dan Kutu
Beberapa orang juga ada yang menderita alergi berat terhadap gigitan serangga yang berjalan di tanah seperti semut dan kutu.

Kenakan alas kaki tertutup jika Anda curiga ada banyak semut di daerah sekitar Anda. Bersihkan dan rajin menjemur alas tidur serta sofa untuk mencegah keberadaan kutu.

Serangga terbang
Lebah juga dapat menyebabkan anafilaksis. Jika Anda memiliki reaksi terhadap sengatan atau mencurigai alergi, pertimbangkan untuk suntikan alergi.

Jika menurut Anda, Anda alergi berat terhadap gigitan serangga terbang seperti lebah, minta kepada dokter spesialis alergi untuk memberikan suntikan alergi.

Suntikan alergi efektif mencegah anafilaksis. Hindari memakai parfum atau cologne dan warna-warna cerah karena dapat menarik serangga untuk mendekati Anda.

Obat-obatan
Penisilin dan antibiotik lainnya juga bisa memicu anafilaksis. Begitupun dengan obat kemoterapi, pewarna obat, dan relaksan otot yang digunakan dalam anestesi.

Untuk mencegah anafilaksis terkait obat, dokter mungkin menyarankan suntikan alergi atau meresepkan obat yang berbeda.

Olahraga
Ada beberapa orang benar-benar alergi terhadap olahraga, namun kasusnya sangat jarang terjadi. Aktivitas fisik seperti berjalan, menari, atau berenang dapat menyebabkan beberapa orang merasa kepayahan dan sesak napas akut.

Minta dokter menguji reaksi alergi Anda untuk memastikan apakah Anda memang alergi olahraga atau tidak. Dokter juga akan bisa memberitahu batasan yang gerak fisik yang aman untuk Anda.

Penanganan Darurat Alergi
Obat Epinefrin dapat mencegah atau membalikkan gejala anafilaksis. Anda bisa meminta kepada dokter untuk membekali Anda epinefrin dan melatih Anda cara menyuntikkannya.

Jika Anda berpikir Anda mengalami reaksi anafilaksis, segera suntikkan epinefrin, kemudian hubungi dokter Anda atau layanan medis gawat darurat.

Source : WebWB

Manfaat Medical Check Up Karyawan Bagi Perusahaan

Garuda Sentra Medika – Kesehatan Kerja merupakan salah satu asset berharga untuk sebuah perusahaan. Hal ini tentu dikarenakan kesehatan pekerja mempengaruhi tingkat produktivitas perusahaan dan tentu masalah keuntungan. Untuk mencapai kesehatan yang maksimal tersebut diperlukanlah deteksi dini dan pencegahan penyakit secara menyeluruh dan kompehensif.

Oleh karena itu salah satu cara agar kesehatan karyawan terjaga adalah dengan melakukan medical check up atau pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Medical Check Up merupakan kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala yang dilakukan 1 tahun sekali untuk mengetahui record kesehatan para pekerja per tahun dan dapat mengetahui lebih dini penyakit yang ditimbulkan akibat kerja.

Lalu, apa saja manfaat dari medical check up atau pemeriksaan kesehatan karyawan bagi perusahaan? Berikut uraiannya :

1. Menghemat biaya perusahaan
Jika penyakit-penyakit akibat kerja mengenai karyawan maka perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja berkewajiban memberikan santunan pengobatan pada karyawan tersebut. Dengan mengetahui lebih dini penyakit yang dialami oleh karyawan maka dapat lebih dini penanganannya sehingga dapat menghemat budget perusahaan.

2. Menjalankan regulasi pemerintah
Sesuai aturan dari pemerintah yang dituangkan dalam UU No I tahun 1970, UU No. 21 tahun 2003 yang yang meratifikasi Konvensi ILO No. 81, dan UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan secara jelas diatur mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Pemerintah mewajibkan kepada perusahaan untuk memberikan hak bagi karyawan, akan tersedianya jaminan kesehatan dan keselamatan kerja selama dia menjalankan tugas dan pekerjaannya, sehingga seorang karyawan dapat bekerja maksimal tanpa adanya kekhawatiran pada kesehatan dan keselamatannya.

3. Kinerja perusahaan menjadi optimal
Dengan kondisi kesehatan karyawan yang baik, tentu saja kinerja perusahaan juga akan lebih baik. Karyawan yang sehat dan tidak sakit akan lebih produktif dibanding yang sakit. Jumlah cuti sakit yang diambil karyawan pun akan lebih sedikit jika kesehatan mereka terjaga.

4. Mengetahui penyakit lebih dini
Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara lengkap, dalam arti dari kepala sampai kaki, mulai dari anamnesa sampai pemeriksaan tambahan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui penyakit sedini mungkin, mengatasi secepat mungkin gangguan kesehatan tersebut. dan mencegah agar penyakit yang telah dideteksi secara dini tidak berlanjut. Medical check up merupakan proses pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari kekecewaan dan kerugian yang disebabkan oleh gangguan kesehatan yang mendadak.

5. Karyawan lebih merasa terjamin dan nyaman
Kondisi kesehatan karyawan bisa saja berubah dengan adanya perubahan pola hidup dari karyawan sendiri yang tidak sehat serta faktor lingkungan kerja yang tidak seimbang. Oleh karena itu dengan pemeriksanaan kesehatan secara berkala bisa memantau kesehatan sehingga bisa mengantisipasi jika diketahui gejala sejak dini sehingga karyawan dapat bekerja dengan tenang dan nyaman

6. Meningkatkan loyalitas dan kepuasan karyawan terhadap perusahaan
Dengan jaminan kesehatan dan layanan medical chek up yang diberikan olah perusahaan, tentunya hal ini meningkatkan loyalitas dan kepuasan karyawan. Tingkat keluar masuk karyawan akan lebih rendah, dan karyawan akan lebih bersemangat dalam bekerja.

Karyawan adalah manusia. Layaknya aset, tanpa faktor karyawan, sehebat apapun perusahaan, tidak bisa berjalan dengan baik. Tentunya agar karyawan dapat menjalankan fungsinya dengan optimal harus didukung dengan kondisi kesehatan yang baik pula.

Rayakan ulang tahun Anda dengan memanfaatkan benefit Medical Check Up untuk Karyawan Garuda Indonesia setiap tahunnya di seluruh jaringan Klinik Garuda Sentra Medika.

Source : qerja

Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Mamografi

Garuda Sentra Medika – Saat ini mamografi masih menjadi metode deteksi dini kanker payudara yang direkomendasikan banyak dokter di dunia. Mamografi adalah pemeriksaan kelenjar payudara dengan menggunakan sinar X berdosis rendah. Mamografi dapat mendeteksi adanya benjolan atau tumor yang menjadi awal kanker payudara.

Sayangnya, masih banyak wanita yang enggan melakukan mamografi karena alasan biaya. Padahal, kini biaya pendeteksian mamografi sudah sangat terjangkau.

Umumnya, pendeteksian mamografi dapat memakan biaya tinggi, tapi sekarang para wanita tak perlu khawatir lagi sebab klinik Garuda Sentra Medika memberikan layanan mamografi dengan diskon 20% sampai dua bulan mendatang.

Diskon 20% mamografi dengan harga terjangkau ini merupakan program corporate social responsibility (CSR) dari Garuda Sentra Medika, sebagai peringatan bulan kanker payudara sedunia pada bulan Oktober.

Kami berharap, masyarakat, khususnya kaum wanita, segera melakukan deteksi dini agar bahaya kanker payudara lebih cepat terdeteksi dan terobati.

Warna Darah Haid Ungkap Kondisi Kesehatan Wanita

Garuda Sentra Medika – Menstruasi adalah periode bulanan yang lazim dialami wanita dewasa. Tamu bulanan ini merupakan bagian normal dari siklus penumpahan lapisan rahim. Yang biasanya berlangsung selama 6-7 hari setiap bulannya.

Proses mentruasi kadangkala dapat menyiksa sebagian perempuan jika disertai dengan kram perut. Apalagi jika ditambah dengan sakit kepala, rasa mual hingga sembelit yang ikut menyertai kala menstruasi datang.

Seperti dilansir dari Boldsky pada Minggu, 28 Februari 2016 ada beberapa jenis darah haid yang keluar dari area kewanitaan. Warna-warna darah akan berbeda setiap harinya, dari mulia gelap hingga merah segar.

Menurut ahli, perempuan yang terlalu sering merasakan sakit saat haid wajib memeriksakan diri ke dokter. Hal itu bertujuan agar gejala fibroid segera terdeteksi. Yaitu tanda-tanda tumor non-kanker yang tumbuh dari dalam atau pada dinding otot rahim.

Selain itu, para ahli juga mengungkapkan bahwa darah menstruasi yang berwarna gelap menunjukkan bahwa darah mengalir dari bagian tubuh yang lebih lambat dari miss v. Sebaiknya cermati warna darah haid yang terjadi pada Anda untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh yang sebenarnya.

Warna-warna darah haid :

  • Coklat
    Darah yang berwarna gelap coklat biasanya menandakan darah tua. Darah semacam ini telah tersimpan di rahim dalam waktu yang lama. Darah berwarna coklat biasanya akan keluar saat pagi hari.
  • Merah
    Darah berwarna merah merupakan darah yang baru terbentuk dan langsung pergi meninggalkan tubuh. Jenis darah ini bersifat ringan dan karena merupakan darah baru jadi tidak smpat mengalami proses pennggelapan di dalam tubuh.
  • Merah Sedang atau Merah Cranberry
    Warna merah jenis disebut sebagai penanda warna sehat untuk jangka waktu tertentu. Darah semacam ini biasanya akan keluar saat hari kedua menstruasi.
  • Hitam atau Abu-Abu
    Jika darah haid keluar berwarna hitam, Anda tidak boleh mengabaikannya dan harus segera memeriksakan ke dokter kandungan. Warna darah yang berubah menjadi abu-abu atau hitam darah merujuk kepada keguguran atau infeksi di dalam rahim. Namun, apabila kejadian ini hanya berlangsung selama empat hari saja, masih merupakan tanda-tanda yang wajar.
  • Oranye
    Warda darah akan berubah menjadi sedikit oranye saat bercamour dengan cairan leher rahim. Namun darah yang berwarna oranye tapi agak sedikit lebih terang juga dapat menunjukan tanda-tanda infeksi. Jika darah terlihat berbeda denganw arna merah pada umumnya segera priksakan diri ke dokter ahli.

Source : dream

Seminar Kesehatan Penerbangan

Garuda Sentra Medika – Guna menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan pengetahuan para penerbang dan awak kabin tentang kesehatan terutama tentang trombosis, Asosiasi Pilot Garuda (APG) melaksanakan seminar kesehatan mengenai trombosis pada hari Senin, 24 Oktober 2016 bertempat di Garuda Indonesia Training Center (GITC).

Dalam seminar kesehatan ini, APG mengangkat permasalahan trombosit dengan tema “Kekentalan Darah dan Risiko Sumbatan Pembuluh Darah pada Penerbangan” bekerjasama dengan PTHI – FKUI/RSCM. Pembicara pada seminar kesehatan tersebut adalah Prof. Dr. dr. Karmel L. Tambunan, SpPD-KHOM dan Dr. dr. Lugyanti Sukrisman, SpPD-KHOM.

Prof. Dr. dr. Karmel L. Tambunan, SpPD-KHOM menjelaskan trombosis adalah darah beku atau proses pembekuan darah di dalam pembuluh darah atau jantung yang menyumbat pembuluh darah arteri atau vena, yang sekarang ini merupakan penyebab kematian utama dan termasuk “silent killer”

Presiden Asosiasi Pilot Garuda (APG) Capt. Bintang Hardiono menjelaskan, melalui seminar kesehatan ini diharapkan awak kabin dan penerbang dapat memahami risiko permasalahan trombosis (sumbatan pembuluh darah) yang memang sering dijumpai di kalangan penerbang.

Dr. Taufik Litaay/VP SBU Garuda Sentra Medika yang mewakili Direktur SDM & Umum dalam sambutannya berharap pada seminar ini Awak kabin sebagai pelaku dunia penerbangan dapat mengambil manfaatnya, serta dapat menambah edukasi tentang kesehatan.

Seminar ini juga untuk memperingati hari trombosis sedunia yang jatuh pada tanggal 13 Oktober.

Source : Intra Garuda

Cegah Penyakit dengan Perbanyak Piknik

Garuda Sentra Medika – Liburan adalah waktunya rileksasi, bersenang-senang, dan memanjakan diri. Bukan hanya itu, penelitian mengungkap bahwa piknik membantu tubuh meremajakan sel-sel.

Manfaat berlibur bagi kesehatan sudah banyak diungkap, antara lain menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar stres, dan membantu kita tidur lebih nyenyak. Acara liburan yang menyenangkan juga memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan jiwa.

Penelitian yang dilakukan sebuah yayasan di Inggris Nuffield Health dan biro perjalanan Kuoni menemukan, manfaat yang bisa kita dapatkan dari piknik itu bisa bertahan dua minggu setelah liburan berakhir. Bahkan, pada beberapa kasus efeknya sampai satu bulan.

Dalam sebuah survei, hampir sepertiga pekerja enggan mengambil jatah cuti tahunan mereka untuk berlibur. Padahal, mengingat manfaatnya yang besar, para pakar justru menyarankan para pekerja untuk mengambil waktu piknik sesering mungkin.

Sebuah penelitian terbaru membandingkan status kesehatan orang-orang yang melancong ke berbagai tempat, misalnya Thailand, Peru, dan Maldives, dengan orang yang menghabiskan waktu liburnya di rumah saja serta terus bekerja.

Ternyata, tekanan darah orang yang mengambil jatah cutinya untuk berlibur turun sekitar 6 persen, sementara pada kelompok yang tidak berlibur naik 2 persen pada periode yang sama.

Sementara itu, kualitas tidur mereka yang hobi piknik naik 17 persen. Mereka juga mengalami penurunan kadar stres dan daya tahan terhadap stres meningkat. Perbedaannya sangat signifikan dibanding dengan pekerja yang di rumah saja.

Penelitian mengenai manfaat piknik juga dilakukan dengan membandingkan dua kelompok, yaitu mereka yang berlibur ke luar negeri dengan orang yang tidak liburan. Agar hasilnya lebih akurat, kedua kelompok diberi tes psikologi dan pemeriksaan indikator kesehatan, termasuk monitor jantung.

“Mayoritas orang yang sering berlibur lebih bahagia, banyak beristirahat, dan kadar stresnya berkurang. Tetapi yang lebih penting adalah manfaat itu terus berlanjut, bahkan sampai satu bulan setelah liburan,” kata Christine Webber, psikoterapis, yang melakukan penelitian tersebut.

Sebaiknya kita mulai membuang pikiran yang menganggap liburan akan mengurangi produktivitas. Justru piknik secara teratur bisa dianggap sebagai cara mencegah penyakit

Source : Medical Daily

Agar Mata Tetap Sehat meski Sering Menatap Layar Komputer

Garuda Sentra Medika – Tak sedikit perempuan usia produktif mengalami masalah pada indera penglihatannya sehingga sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, bila sudah muncul gejala masalah pada mata, sebaiknya tidak dianggap sepele.
Menurut dr Kantika Prinandita, SpM dari RS Hermina Bogor, ada beragam masalah pada mata yang sering dialami orang dewasa, terutama di usia produktif.

“Gangguan yang sering terjadi antara lain mata lelah (astenopia), Computer Vision Syndrome (CVS), gangguan refraksi dan mata kering (dry eye).”

Lalu, bagaimana cara menjaga kesehatan mata untuk usia produktif ini? Berikut beberapa hal yang penting diperhatikan:

1. Tidak melakukan pekerjaan dekat secara terus-menerus. Pada saat melakukan pekerjaan dekat, mata akan berakomodasi. Akomodasi pada mata yang terjadi secara terus-menerus akan mengakibatkan mata menjadi cepat lelah.

2. Sebaiknya setiap 30 menit melakukan pekerjaan dekat (seperti membaca, menjahit atau menatap layar monitor) diselingi dulu dengan aktivitas melihat jauh (lebih dari 6 m). Bisa diselingi dengan melihat ke pojok-pojok ruangan atau melihat keluar jendela.

Bisa juga diterapkan aturan 20-20, yaitu 20 menit menatap obyek dekat dan diselingi 20 detik beristirahat melihat obyek jauh dengan jarak lebih dari 6 meter.

Tidak perlu meninggalkan tempat duduk atau layar monitor, hanya memalingkan pandangan sejenak untuk mengistirahatkan mata dan untuk mencegah terjadinya gangguan pada mata.

3. Pada saat beristirahat mata (melihat ke obyek yang jauh), bisa dilakukan senam ringan untuk peregangan otot-otot bahu dan leher untuk mencegah terjadinya computer vision syndrome.

4. Pada saat sedang bekerja di depan monitor, maka secara tidak sadar refleks berkedip akan berkurang. Hal ini menyebabkan mata menjadi kering. Oleh karena itu, sebaiknya dibiasakan untuk berkedip secara teratur. Atau dapat juga menggunakan artificial tears untuk menghindari terjadinya mata kering.

5. Penggunaan layar komputer/laptop, menonton televisi atau bahkan gadget sebaiknya dibatasi maksimal 2 jam sehari.

6. Begitu pun jarak pandang mata ke ponsel atau gadget juga harus diperhatikan. Jarak yang baik antara mata dengan gadget adalah sekitar 30-40 cm. Usahakan juga agar posisi gadget lebih rendah dari posisi mata, yaitu membentuk sudut sekitar 15?.

7. Pencahayaan layar komputer/laptop/gadget sebaiknya tidak terlalu terang. Pasalnya, pencahayaan yang terlalu terang dapat mempercepat timbulnya mata lelah.

8. Pencahayaan ruangan juga harus diatur sedemikian rupa agar tidak terlalu kontras dengan pencahayaan dari layar laptop/komputer/gadget. Ruangan yang terlalu redup akan menyebabkan kontras yang berlebihan sehingga akan membuat mata menjadi tidak nyaman.

9. Pada saat anak sedang berkonsentrasi menggunakan laptop, refleks berkedip akan berkurang. Hal ini menyebabkan mata menjadi kering. Oleh karena itu, jangan lupa untuk berkedip secara teratur saat sedang menggunakan perangkat kerja Anda.

10. Apabila Anda menonton televisi usahakan tidak terlalu dekat dengan layarnya. Jarak yang baik untuk menonton televisi adalah sekitar 4-5x diagonal tv.

11. Tak kalah penting, hindari membaca sambil tiduran, hindari membaca di tempat gelap, istirahat yang cukup, serta rajin mengonsumsi sayur dan buah karena baik untuk kesehatan mata.

12. Senam mata cocok dilakukan pada penderita insufisiensi akomodasi, yaitu pada penderita yang memiliki kelainan akomodasi. Senam mata yang dilakukan dengan menggerak-gerakkan bola mata ini sebenarnya masih bersifat kontroversial.

13. Pemijatan pada daerah di sekitar mata juga dapat dilakukan untuk mengurangi mata lelah. Dengan memijat di daerah sekitar mata, aliran darah di sekitar mata akan menjadi lancar dan mata menjadi segar kembali.

Source: Kompas

Jenis makanan dapat membantu proses pembekuan darah

Garuda Sentra Medika – Selain penanganan dan pengobatan, nutrisi juga menjadi bagian penting yang tak boleh dilewatkan dalam merawat penderita hemofilia. Beberapa jenis makanan disarankan untuk diberikan kepada penderita hemofilia. Hemofilia tidak dapat disembuhkan, namun beberapa jenis makanan dapat membantu proses pembekuan darah dan membantu mengurangi risiko terjadinya perdarahan yang berlebihan. Apa sajakah makanan-makanan tersebut?
.
• Makanan yang mengandung vitamin K
Asupan nutrisi makanan yang kaya akan vitamin K dapat membantu mengatasi efek hemofilia. Vitamin K berperan dalam pembentukan protrombin yang berperan dalam proses pembekuan darah. Selain itu, vitamin K juga berperan dalam pembentukan glikogen yang dapat meningkatkan fungsi hati saat proses pembekuan darah. Ibu dapat menyajikan makanan kaya akan vitamin K dari bayam, kedelai, roti gandum, dan brokoli.
.
• Makanan yang mengandung vitamin C
Vitamin C dikenal dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ternyata, vitamin C juga dapat meningkatkan pembekuan darah. Asupan vitamin C juga dapat membantu tubuh dalam memproduksi kolagen yang berperan penting dalam mengurangi memar berlebihan yang berkaitan dengan penyakit hemofilia. Ada banyak buah dan sayuran kaya vitamin C yang dapat disajikan untuk penderita hemofilia, seperti apel, strawberry, kiwi, pepaya, nanas, jeruk, bayam, kubis, dan paprika.
.
• Makanan tinggi kalsium
Kalsium merupakan mineral yang dibutuhkan untuk mendukung kesehatan tulang dan gigi. Mineral juga dapat mendukung pembentukan trombosit dan pembekuan darah. Konsumsi makanan kaya kalsium dapat membantu mencegah luka dengan perdarahan berlebihan pada penderita hemofilia. Beberapa sumber makanan kaya kalsium dapat diperoleh dari produk susu (hewani maupun nabati), tahu, asparagus, dan brokoli.
.
Untuk lebih menunjang kesehatan atau kondisi darah anda, sebaiknya perhatikan juga hal-hal berikut:
1. Menjaga pola makan. Makanan yang banyak mengandung gula dan lemak sebisa mungkin dibatasi dan diimbangi karena gula dan lemak ini secara tidak langsung dapat mencemari darah dan dapat menghambat dalam proses pembekuan darah.

2. Berhenti merokok. Di dalam rokok mengandung zat-zat berbahaya yang dapat mencemari darah dan dapat menghambat pembekuan darah.

3. Kurangi konsumsi alkohol. Zat dalam alkohol juga dapat mencemari darah dan menghambat pembekuan darah.

4 Penyebab Perut Terasa Sakit Saat Menstruasi

Garuda Sentra Medika – Saat haid seringkali wanita merasakan nyeri di sekitar perut. Hal tersebut sebenarnya normal, namun jika Anda merasakan sakit yang berlebihan hingga sulit beraktivitas, sebaiknya Anda mulai curiga. Mungkin saja Anda memiliki masalah menstruasi yang tidak normal. Ini beberapa faktor penyebab sakit saat menstruasi, seperti dikutip dari Refinery 29.

1. Kram
Hampir semua wanita mengalami kram pada perut saat menstruasi dan biasanya muncul sesaat sebelum atau hari pertama haid. Kram biasanya berlangsung satu hingga tiga hari, penyebabnya karena kontraksi pada rahim. Jika kontraksi pada rahim terlalu intens, bisa mendorong pembuluh darah akibatnya suplai oksigen ke jaringan otot rahim terhambat dan timbullah rasa kram yang mengganggu.
“Wanita muda yang baru datang bulan mungkin akan lebih sensitif merasakan kram perut, sebab rahim mereka lebih kecil dibandingkan wanita usia dewasa yang mungkin pernah hamil sebelumnya,” ujar dr. Vanessa Cullins, vice president external medical affairs di Planned Parenthood Federation of America, seperti dikutip dari Refinery 29.
Dr. Cullins menyarankan untuk mengurangi kram perut dengan mandi air hangat, mengompres perut dengan kantung air panas dan istirahat sebentar. Kram perut juga bisa diatasi dengan aktivitas fisik seperti olahraga atau fitnes. Tapi jika kram sudah tidak tertahankan, konsultasilah ke dokter dan biasanya Anda akan diberikan resep ibuprofen untuk meredakan rasa sakitnya.

2. Endometriosis
Endometriosis menjadi salah satu penyebab utama timbulnya rasa sakit di perut ketika menstruasi. Kondisi ini biasanya terjadi ketika endometrium (jaringan di sepanjang garis uterus atau rahim) tumbuh keluar uterus. Tanda paling umum terjadinya endometriosis adalah rasa sakit yang tak tertahankan. Jika Anda meresakan sakit yang intens dan tajam setiap kali haid, maka sebaiknya periksakan ke dokter kandungan untuk mengetahui apakah harus dilakukan pengobatan lebih lanjut.

3. Fibroid
Fibroid merupakan jenis tumor jinak yang tumbuh di dinding uterus, dan biasanya cukup umum dialami wanita. Sekitar 30 persen wanita di usia 30 ke atas kerap mengalami Fibroid, namun hingga kini penyebabnya belum diketahui dengan jelas. Biasanya ditandai dengan pendarahan cukup banyak di rahim. Jika tumor berada cukup dekat dengan lapisan rahim atau menghambat peredaran darah ke lapisan tersebut, alan menimbulkan rasa sakit yang tiba-tiba, berkepanjangan hingga bercak.

Fibroid tidak selalu membahayakan, tapi sejumlah studi menemukan kalau tumor jinak ini bisa memengaruhi kesuburan dan berpotensi menyebabkan keguguran. Jika Anda mengalami sakit berkepanjangan atau darah mens keluar lebih banyak dari biasanya, konsultasikan dengan dokter kandungan untuk diperiksa.

4. PID
PID adalah kepanjangan dari Pelvic Inflammatory Disease, yaitu infeksi pada organ resproduksi wanita yang umumnya disebabkan oleh penyakit kelamin menular yang tidak langsung diatasi. Tapi bisa juga karena infeksi yang bukan disebabkan oleh hubungan seksual. Bahayanya, wanita tidak selalu tahu kalau mereka mengalami PID karena gejalanya biasanya tidak terlalu terlihat. Tapi bisa berbahaya jika infeksi dibiarkan terlalu lama dan akibatnya wanita bisa kesulitan hamil. PID seringkali menimbulkan rasa sakit saat menstruasi, tapi intensitasnya tidak terlalu tinggi ketimbang endometriosis atau fibroid

Source: wolipop