Warna Darah Haid Ungkap Kondisi Kesehatan Wanita

Garuda Sentra Medika – Menstruasi adalah periode bulanan yang lazim dialami wanita dewasa. Tamu bulanan ini merupakan bagian normal dari siklus penumpahan lapisan rahim. Yang biasanya berlangsung selama 6-7 hari setiap bulannya.

Proses mentruasi kadangkala dapat menyiksa sebagian perempuan jika disertai dengan kram perut. Apalagi jika ditambah dengan sakit kepala, rasa mual hingga sembelit yang ikut menyertai kala menstruasi datang.

Seperti dilansir dari Boldsky pada Minggu, 28 Februari 2016 ada beberapa jenis darah haid yang keluar dari area kewanitaan. Warna-warna darah akan berbeda setiap harinya, dari mulia gelap hingga merah segar.

Menurut ahli, perempuan yang terlalu sering merasakan sakit saat haid wajib memeriksakan diri ke dokter. Hal itu bertujuan agar gejala fibroid segera terdeteksi. Yaitu tanda-tanda tumor non-kanker yang tumbuh dari dalam atau pada dinding otot rahim.

Selain itu, para ahli juga mengungkapkan bahwa darah menstruasi yang berwarna gelap menunjukkan bahwa darah mengalir dari bagian tubuh yang lebih lambat dari miss v. Sebaiknya cermati warna darah haid yang terjadi pada Anda untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh yang sebenarnya.

Warna-warna darah haid :

  • Coklat
    Darah yang berwarna gelap coklat biasanya menandakan darah tua. Darah semacam ini telah tersimpan di rahim dalam waktu yang lama. Darah berwarna coklat biasanya akan keluar saat pagi hari.
  • Merah
    Darah berwarna merah merupakan darah yang baru terbentuk dan langsung pergi meninggalkan tubuh. Jenis darah ini bersifat ringan dan karena merupakan darah baru jadi tidak smpat mengalami proses pennggelapan di dalam tubuh.
  • Merah Sedang atau Merah Cranberry
    Warna merah jenis disebut sebagai penanda warna sehat untuk jangka waktu tertentu. Darah semacam ini biasanya akan keluar saat hari kedua menstruasi.
  • Hitam atau Abu-Abu
    Jika darah haid keluar berwarna hitam, Anda tidak boleh mengabaikannya dan harus segera memeriksakan ke dokter kandungan. Warna darah yang berubah menjadi abu-abu atau hitam darah merujuk kepada keguguran atau infeksi di dalam rahim. Namun, apabila kejadian ini hanya berlangsung selama empat hari saja, masih merupakan tanda-tanda yang wajar.
  • Oranye
    Warda darah akan berubah menjadi sedikit oranye saat bercamour dengan cairan leher rahim. Namun darah yang berwarna oranye tapi agak sedikit lebih terang juga dapat menunjukan tanda-tanda infeksi. Jika darah terlihat berbeda denganw arna merah pada umumnya segera priksakan diri ke dokter ahli.

Source : dream

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *